APA ITU MASUK ANGIN?

Masuk angin sering kali digunakan untuk menggambarkan masalah tidak enak badan, pegal-pegal, dan perut kembung. Banyak yang menganggap bahwa hal ini terjadi karena terlalu banyak angin yang masuk ke dalam tubuh atau berkumpulnya gas yang tidak merata di dalam tubuh.

Istilah masuk angin cukup populer dan bahkan masuk angin diyakini menjadi penyakit yang nyata, tetapi saat ini belum ada bukti medis untuk mendukung klaim ini. Penyakit ini mirip influenza karena gejala dan penyebabnya hampir sama. Masuk angin bukan merupakan istilah medis dan bukan pula suatu penyakit. Masuk angin hanyalah sebuah istilah yang digunakan masyarakat Indonesia.

🌻 PENYEBAB MASUK ANGIN

Penyebab masuk angin pun beragam mulai dari tubuh yang kelelahan, kurang tidur, perubahan cuaca, kehujanan, mabuk perjalanan, terlalu lama di ruangan ber-AC dan terkena terpaan udara malam yang dingin juga bisa menjadi pencetus masuk angin.

Penyebab lain yang tak disangka seseorang adalah salah makan. Salah makan ini berawal dari terlalu asyik kuliner sampai berlebihan. Salah satunya yaitu berlebihan dalam hal mengonsumsi minuman dingin sehingga membuat kepala menjadi pusing yang merupakan gejala dari masuk angin. Penyebab lainnya adalah terlalu banyak tertawa, kurang kentut, atau karena terlalu lelah.

Penyebab masuk angin bisa bermacam-macam. Namun yang pasti, masuk angin tidak disebabkan oleh angin atau hujan secara langsung. Keluhan masuk angin paling sering muncul akibat menurunnya daya tahan tubuh, sehingga penderitanya rentan terinfeksi virus maupun bakteri.

kerokan masuk angin

Masuk angin sebenarnya merupakan kumpulan gejala yang terjadi akibat gabungan kelelahan fisik, terlambat makan, dan stres pikiran. Karena gabungan ketiga hal itu, terjadilah pembentukan gas berlebihan di lambung dan usus. Kemudian timbul perasaan penuh di usus lalu mulas, diikuti mual dan muntah. Kalau sudah begini, inilah yang disebut masuk angin.

Menurunnya daya tahan tubuh menyebabkan timbulnya penyakit dengan berbagai gejala yang disebut oleh masyarakat sebagai masuk angin. Gejala yang umumnya dirasakan adalah demam, menggigil, sakit kepala, batuk, pilek, nyeri otot, nyeri perut, perut kembung, sering sendawa, sering buang angin, dan merasa lemas.

Sebenarnya penyebab masuk angin bukanlah cuaca dingin. Cuaca dingin yang menyergap tubuh menimbulkan mekanisme vasoconstriction atau penyempitan pembuluh darah. Sebenarnya penyempitan pembuluh darah ini merupakan mekanisme tubuh untuk menjaga agar tidak terjadi pengeluaran kalori berlebihan dari tubuh, sehingga tubuh tidak perlu mengalami penurunan suhu atau hipotermia.

Namun, dampak kurang menyenangkan dari penyempitan pembuluh darah ini adalah peredaran darah menjadi kurang lancar. Akibatnya, hasil metabolisme berupa asam laktat terakumulasi pada otot-otot. Inilah yang membuat badan jadi terasa pegal-pegal.

Cuaca dingin dapat menyebabkan rambut-rambut sel di saluran napas lambat bergerak. Padahal, mereka berfungsi untuk mengeluarkan lendir, bakteri, dan virus. Keterlambatan ini juga menyebabkan seseorang menjadi rentan terkena infeksi seperti batuk, pilek, dan lain-lain. Perihal perut kembung terisi gas, bisa terjadi akibat cuaca dingin yang menyebabkan keterlambatan gerak peristaltik usus.

Keterlambatan inilah yang menyebabkan gas tertampung di saluran cerna, sehingga perut terasa kembung dan penuh (begah). Dan akhirnya perut akan tertekan oleh gas dan menyebabkan rasa mual sehingga menekan nafsu makan.

  • Status pengiriman dapat dicek setiap saat melalui website jasa pengiriman  JNE/POS/SiCepat dan JNT.
  • Nomor Resi pengiriman akan dikirimkan via sms/WA ke nomor Anda

🌻 GEJALA MASUK ANGIN

Gejala masuk angin antara lain:
1. Tubuh terasa tidak nyaman (meriang/menggigil)
2. Selalu merasa kedinginan (terutama di ujung jari kaki dan tangan)
3. Cegukan
4. Perut kembung
5. Mudah lelah
6. Sering mengantuk
7. Pilek
8. Demam
9. Diare
10. Mual dan muntah
11. Berkeringat dingin
12. Sulit untuk mengeluarkan kentut maupun bersendawa
13. Nafsu makan berkurang
14. Sakit kepala

🌸 BEBERAPA PENYAKIT YANG SERING DISEBUT SEBAGAI MASUK ANGIN 🌸

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, masuk angin bukanlah suatu penyakit, melainkan sekumpulan gejala dari kondisi medis tertentu. Keluhan masuk angin bisa saja merupakan tanda dari beberapa penyakit berikut ini:

🌹 1. Infeksi saluran pernapasan atas
Infeksi saluran napas atas (hidung dan tenggorokan) merupakan penyakit yang paling sering dijumpai dengan gejala demam, pilek, dan batuk. Penyebabnya bisa virus atau bakteri. Sebagian besar infeksi saluran pernapasan atas memiliki gejala yang ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun bila sudah menyerang saluran pernapasan bawah (trakea dan saluran udara dalam paru-paru), misalnya pada penyakit pneumonia, gejalanya akan lebih berat dan bisa menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

🌹 2. Gangguan pencernaan
Gangguan pencernaan bisa menimbulkan beberapa gejala seperti mual, muntah, perut kembung, diare, sembelit, dan sensasi perih atau nyeri ulu hati. Gejala-gejala tersebut, khususnya kembung, juga sering dikatakan sebagai masuk angin. Penyebab gangguan pencernaan bermacam-macam, antara lain keracunan makanan, infeksi virus maupun bakteri, alergi atau intoleransi makanan, dan stres.

🌹 3. Demam berdarah dan malaria
Kedua penyakit ini merupakan penyakit infeksi yang sering terjadi di negara tropis, seperti Indonesia. Keduanya pun sama-sama ditularkan melalui gigitan nyamuk. Demam berdarah dan malaria bisa menyebabkan gejala demam, nyeri sendi, pegal-pegal, menggigil, dan lemas. Jika tidak ditangani secara tepat, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius hingga kematian.

🌹 4. Penyakit jantung
Penyakit jantung dapat terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen yang cukup, yang mengakibatkan sumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah jantung. Kondisi ini sering kali menimbulkan nyeri dada yang disebut masyarakat sebagai angin duduk. Keluhannya bisa berupa nyeri ulu hati atau nyeri dada yang menjalar ke lengan, leher, atau punggung, lemas, sesak napas, hingga pingsan.

🌼 CARA MENGATASI MASUK ANGIN

Meski umumnya dapat sembuh sendiri, masuk angin dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas Anda. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meredakan masuk angin dan mempercepat pemulihannya:
• Memperbanyak minum air putih, terutama pada kondisi muntah dan diare, untuk mencegah dehidrasi.
• Minum air hangat. Cara ini dapat membantu melegakan gejala infeksi saluran napas. Air hangat bisa dicampur dengan madu atau jahe untuk lebih menghangatkan tubuh.
• Beristirahat yang cukup. Hal ini penting dilakukan untuk membantu tubuh melawan infeksi.
• Tidak merokok serta menghindari konsumsi kafein dan alkohol.
• Sediakan minyak angin VR 79 untuk membantu mengatasi masuk angin Anda dan keluarga.

🌼 CARA MENCEGAH MASUK ANGIN

Cara utama untuk mencegah masuk angin adalah dengan menjaga daya tahan tubuh. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:
• Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi yang mengandung protein, omega-3, dan antioksidan seperti vitamin C, flavonoid, dan vitamin A.
• Berolahraga secara rutin.
• Berstirahat dan tidur yang cukup.
• Membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer, untuk mencegah penyebaran penyakit. Mencuci tangan perlu dilakukan sehabis dari toilet, sesudah menyentuh binatang, sebelum dan sesudah makan serta sebelum maupun sesudah bersentuhan dengan orang sakit.
• Mengenakan jaket dan pakaian yang lebih tebal saat cuaca dingin.

Nah, itulah tadi informasi seputar tentang penyakit “Masuk Angin” sahabat Varash. Jangan lupa selalu sedia VR 79 untuk keluhan sakit Anda. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa juga diaplikasikan.

Salam Sehat, Kaya, & Bahagia

Jangan Tunda Kesembuhan Anda, Segera Action…!

×

Pesan Sekarang





Tinggalkan Komentar Anda