PENGOBATAN TERNYATA TIDAK HANYA MINUM OBAT SAJA LHO!!

? PENGOBATAN TERNYATA TIDAK HANYA MINUM OBAT SAJA LHO!! ?
Sudah menjadi sebuah kebiasaan bila kita merasa sakit selalu minum obat, padahal ada cara lain untuk mengobati tubuh tanpa harus minum obat. kok bisa? simak penjelasan dibawah ini!
Obat-obatan biasanya tersedia dalam berbagai bentuk, dosis, dan cara Pemberiannya. Penggunaan yang keliru justru dapat menurunkan efektivitas obat dan menimbulkan efek samping yang tidak diharapkan. Itu sebabnya setiap orang harus memahami cara menggunakan obat sebelum mulai memakainya.
Rute Pemberian Obat terutama ditentukan oleh Sifat dan Tujuan dari Penggunaan Obat sehingga dapat memberikan efek pengobatan yang tepat.
Berikut 7 rute dalam pemberian obat :
?1. ORAL

Memberikan suatu obat melalui Mulut adalah cara pemberian obat yang paling umum tetapi paling bervariasi dan memerlukan jalan yang paling rumit untuk mencapai jaringan.
Beberapa obat diabsorbsi di lambung; namun, duodenum sering merupakan jalan masuk utama ke sirkulasi sistemik karena permukaan absorbsinya yang lebih besar. Kebanyakan obat diabsorbsi dari saluran cerna dan masuk ke hati sebelum disebarkan ke sirkulasi umum.
Baca Juga : Batu Ginjal Sembuh Setelah dibalurkan Varash Natural Oil
? 2. Sublingual

Penempatan di bawah lidah memungkinkan obat tersebut berdifusi kedalam anyaman kapiler dan karena itu secara langsung masuk ke dalam sirkulasi sistemik.
Pemberian suatu obat dengan rute ini mempunyai keuntungan obat melakukan bypass melewati usus dan hati dan obat tidak diinaktivasi oleh metabolisme.
?3. Rektal

50% aliran darah dari bagian rektum memintas sirkulasi portal; jadi, biotransformasi obat oleh hati dikurangi. Rute sublingual dan rektal mempunyai keuntungan tambahan, yaitu mencegah penghancuran obat oleh enzim usus atau pH rendah di dalam lambung.
Rute pemberian obat melalui rektal tersebut juga berguna jika obat menginduksi muntah ketika diberikan secara oral atau jika penderita sering muntah-muntah. Bentuk sediaan obat untuk pemberian rektal umumnva adalah suppositoria dan ovula.
Baca Juga : Kista Sembuh setelah diterapi dengan Varash Natural Oil
?4. Intravena

Suntikan intravena adalah cara pemberian obat parenteral yang sering dilakukan. Untuk obat yang tidak diabsorbsi secara oral, sering tidak ada pilihan. Dengan rute pemberian IV, obat menghindari saluran cerna dan oleh karena itu menghindari metabolisme first pass oleh hati.
Rute ini memberikan suatu efek yang cepat dan kontrol yang baik sekali atas kadar obat dalam sirkuIasi. Namun, berbeda dari obat yang terdapat dalam saluran cerna, obat-obat yang disuntikkan tidak dapat diambil kembali seperti emesis atau pengikatan dengan activated charcoal.
? 5. Inhalasi

Inhalasi memberikan pengiriman obat yang cepat melewati permukaan luas dari saluran nafas dan epitel paru-paru, yang menghasilkan efek hampir sama dengan efek yang dihasilkan oleh pemberian obat secara intravena.
Rute pemberian obat dengan cara ini efektif dan menyenangkan penderita-penderita dengan keluhan pernafasan seperti asma atau penyakit paru obstruktif kronis karena obat diberikan langsung ke tempat kerja dan efek samping sistemis minimal.
Baca Juga : Asma Sembuh dengan Varash Natural Oil
?6. Intranasal

Desmopressin diberikan secara intranasal pada pengobatan diabetes insipidus; kalsitonin insipidus; kalsitonin salmon, suatu hormon peptida yang digunakan dalam pengobatan osteoporosis, tersedia dalam bentuk semprot hidung obat narkotik kokain, biasanya digunakan dengan cara mengisap.
?7. Transdermal

Transdermal adalah salah satu cara pengobatan yang digunakan pada permukaan kulit yang mampu menghantarkan obat masuk ke dalam tubuh melalui kulit (trans = lewat; dermal = kulit).
Pengobatan dengan cara transdermal tidak melibatkan sistem pencernaan sehingga sangat aman bagi organ tubuh secara khusus lever (hati) dan ginjal.
? Perbandingan penyerapan obat oleh tubuh diantara metode penyembuhan lainnya:
1. Obat yang dimakan hanya dapat diserap tubuh kurang lebih 10%.
2. Obat yang diletakkan di bawah lidah hanya dapat diserap tubuh kurang lebih 20%.
3. Obat yang digunakan melalui kulit (Transdermal) dapat diserap tubuh kurang lebih 80%.
Baca Juga : Sakit Kelenjar Getah Bening Terbantu Dengan Varash Natural Oil
? Minyak Varash terbuat dari 108 macam tumbuhan yang berkhasiat obat TANPA campuran bahan kimia dan menggunakan sistem Transdermal.
Keuntungan pengobatan transdermal dengan minyak varash:
? Tingginya keamanan dan efektivitas kerja minyak varash yang langsung bekerja pada organ-organ tubuh vital secara khusus yang sakit.
? Tidak akan menimbulkan efek samping apapun karena tidak mengandung bahan kimia dan tidak melibatkan sistem pencernaan.
? Penggunaan yang mudah, cukup dibalurkan sampai meresap ke pori-pori kulit.
? Proses penyembuhan lebih cepat.
? Aman digunakan mulai dari bayi sampai lansia.
? Cara penggunaan Minyak Varash :
1. Balurkan pada tempat yang sakit dan lakukan sesering mungkin
2. Balurkan di sepanjang tulang belakang dari batang leher sampai tulang ekor
3. Balurkan pada telapak kaki dan sela-sela jari kaki.
Balurkan dengan cara diusap atau ditekan halus sampai benar-benar minyak meresap ke pori-pori kulit. Jika sakit parah, ulangi setiap 2 jam sekali. Untuk menjaga kesehatan cukup di balurkan menjelang tidur.
Setiap selesai membalur minyak sebaiknya minum 1 gelas air, dianjurkan air hangat.
Mudah, praktis dan sangat untuk lambung dan ginjal karena pengobatan tidak melalui sistem pencernaan ?
Baca Juga : Peran Varash Classic dalam Pengobatan Transdermal
Varash hadir dari sentuhan Cinta yang menyembuhkan ?
