HAID LANCAR BERKAT VARASH CLASSIC

Nama : Kristina
Alamat : Banten
Pasca melahirkan anak saya yang pertama Tahun 2016 saya masih datang bulan/haid sampai tahun-tahun berikutnya pun masih lancar, sampai akhirnya saya memutuskan untuk KB yang 3 bulan sekali.
Kata teman-teman saya reaksinya KB berbeda-beda, ada yang biasa saja berat badan tidak bertambah, malah ada yang kurus setelah pakai KB yang 3 bulan. Akhirnya saya pun mencobanya.
Di awal KB berat badan masih normal belum ada perubahan tetapi memang tidak haid dan 3 bulan berikutnya saya pun masih menggunakan KB yang sama, tetapi berat badan sudah mulai terasa naik. Perut terasa begah, makan sedikit saja sudah terasa penuh.
Untuk bulan-bulan selanjutnya saya berfikir apakah mau saya lanjutkan KB yang 3 bulan atau berhenti saja. Kalau saya lanjutkan saya tidak pernah haid badan semakin berat. Akhirnya saya pun memutuskan untuk tidak KB lagi, supaya haid saya lancar lagi. Ternyata dugaan saya keliru, setelah tidak KB masih tetap tidak Haid.
Awalnya saya masih membiarkan saja tentang haid saya, tetapi setelah saya sering baca testimoni Varash ada yang mengenai melancarkan haid. Akhirnya saya pun ikut mempraktekkan nya.
Saya Balur di daerah wajib dan bagian perut, saya tahu tentang Varash dari saudara saya Mba Artha Lily, saya pun di ajak untuk bergabung jadi reseller Varash. Tetapi saya belum langsung bergabung, saya hanya posting-posting saja dulu.
Dan mba Lily mengirimkan Varash Natural ke saya, biar saya membuktikan sendiri khasiatnya. Saya sering Balur ke anak dan suami, ternyata setelah memakai Varash anak saya jarang sakit. Akhirnya saya daftar jadi reseller, Kami pun sekeluarga sering pakai Varash.
Di awal bulan Januari 2019 saya haid tetapi itu baru flek-flek saja belum lancar, apa karena saya pakai Varashnya belum benar? Akhirnya saya WA ke mba Lily menanyakan bagaimana cara terapi melancarkan Haid yang benar.
Setelah dapat balasan dari mba Lily ternyata memang benar terapi yang saya lakukan belum benar. Belum semua saya lakukan, ternyata selain daerah wajib dan perut, ada juga selangkangan, paha dan cebok pakai air hangat diteteskan Varash.
Baru setelah saya terapi dengan benar di tanggal 4 Mei 2019 saya Haid dan darah kotor yang keluar itu bukan lagi merah, melainkan hitam pekat. Sampai saya ngedrop, darahnya rendah.
Saya pun melanjutkan pemakaian Varash Clasic dan Haid saya lancar seperti sebelum saya KB, di badan terasa enak perut gak buncit lagi. Semoga testimoni ini bisa jadi solusi bagi teman-teman yang Haidnya tidak lancar.
