BATU EMPEDU MENGECIL BERKAT VARASH

Nama : Siswo Dwi Sasmokoadi
Usia : 58 tahun
Asal : Malang
Diceritakan kembali oleh Reeta Santi (anak dari Bapak Siswo)Perkenalkan saya Siswo, kakek penderita batu empedu.
Awal saya divonis batu empedu oleh dokter dan divonis operasi, saya langsung menolak karena jujur saya takut dioperasi, saya memilih obat jalan.Setiap dua minggu sekali saya kontrol dan ditambah obat lagi tapi tidak ada perubahan, ukuran batu empedu saya tetap 0,5cm. Justru terakhir saya difoto malah nambah serpihan-serpihan kecil. Saya hampir putus asa dan menyerah untuk dioperasi, tapi anak dan istri saya tidak setuju.Akhirnya saya teruskan obat jalan lagi, tapi saya takut dan berpikir kalau saya terus menerus minum obat apakah aman untuk ginjal saya. Sampai akhirnya anak saya memperkenalkan Varash Clasic karena dia juga baru merasakan manfaat minyak Varash setelah anaknya sembuh dari sinusitis dan pneumoni.Di keputus asaan saya, saya mengikuti saran anak saya. Setiap hari istri saya balurkan minyak Varash clasic dia sepanjang tulang belakang, telapak kaki serta jari-jari kaki juga sekitar perut area empedu.Karena jatah BPJS saya bisa foto untuk lihat perkembangan batu empedu saya 3 bulan sekali, sambil terapi Varash saya harus tunggu waktu 2 bulan lagi setelah foto yang terakhir. Sampai akhirnya tibalah waktu saya bisa difoto dan puji Tuhan benar-benar mujizat yang saya tunggu, walaupun belum hilang sama sekali serpihan kecil hilang dan batu empedu saya berkurang 2mm.Saat ini saya masih teruskan terapi Varash sampai batu empedu saya hilang sama sekali.
Terimakasih Varash, saya tidak takut lagi dengan vonis operasi dan obat-obatan.
Mari yang mempunyai sakit sudah lama gunakan Varash untuk membantu penyembuhan Anda.
Usia : 58 tahun
Asal : Malang
Diceritakan kembali oleh Reeta Santi (anak dari Bapak Siswo)Perkenalkan saya Siswo, kakek penderita batu empedu.
Awal saya divonis batu empedu oleh dokter dan divonis operasi, saya langsung menolak karena jujur saya takut dioperasi, saya memilih obat jalan.Setiap dua minggu sekali saya kontrol dan ditambah obat lagi tapi tidak ada perubahan, ukuran batu empedu saya tetap 0,5cm. Justru terakhir saya difoto malah nambah serpihan-serpihan kecil. Saya hampir putus asa dan menyerah untuk dioperasi, tapi anak dan istri saya tidak setuju.Akhirnya saya teruskan obat jalan lagi, tapi saya takut dan berpikir kalau saya terus menerus minum obat apakah aman untuk ginjal saya. Sampai akhirnya anak saya memperkenalkan Varash Clasic karena dia juga baru merasakan manfaat minyak Varash setelah anaknya sembuh dari sinusitis dan pneumoni.Di keputus asaan saya, saya mengikuti saran anak saya. Setiap hari istri saya balurkan minyak Varash clasic dia sepanjang tulang belakang, telapak kaki serta jari-jari kaki juga sekitar perut area empedu.Karena jatah BPJS saya bisa foto untuk lihat perkembangan batu empedu saya 3 bulan sekali, sambil terapi Varash saya harus tunggu waktu 2 bulan lagi setelah foto yang terakhir. Sampai akhirnya tibalah waktu saya bisa difoto dan puji Tuhan benar-benar mujizat yang saya tunggu, walaupun belum hilang sama sekali serpihan kecil hilang dan batu empedu saya berkurang 2mm.Saat ini saya masih teruskan terapi Varash sampai batu empedu saya hilang sama sekali.
Terimakasih Varash, saya tidak takut lagi dengan vonis operasi dan obat-obatan.
Mari yang mempunyai sakit sudah lama gunakan Varash untuk membantu penyembuhan Anda.
×
