DERMATITIS ATOPIK TERBANTU DENGAN VARASH

Nama : Catherine
Usia : 10 tahun
Pekerjaan : Pelajar
Asal : Malang
Penyakit : Dermatika Atopik
Anak kedua saya yang bernama Catherine, tengah mengalami alergi terhadap hawa dingin, makanan, dan serbuk sari sejak kelas 1 SD.
Ketika masuk ke kolam renang yang airnya dingin, sekujur tubuhnya akan muncul bentol-bentol merah dan lumayan gatal. Pernah sekali, waktu pelajaran berenang di sekolah, dia pingsan karena berenang di air dingin.
Makanan pun harus dijaga. Begitu makan terlalu banyak protein, maka akan muncul ruam kulit di betis kakinya, yang gatalnya luar biasa.
Sudah bermacam-macam obat herbal dicoba, tetapi belum ada hasil yang baik. Ketika alergi kumat, muncul gatal di kaki yang dikenal dengan nama dermatika atopik (bentuknya lumayan menakutkan, kecil-kecil seperti jerawat dan jumlahnya banyak sekali.
Berbentuk seperti dua kumpulan oval dengan diameter sekitar 8 cm per buah). Ke dokter juga bukan solusi, karena salah satu obat yang dia minum adalah antibiotik.
Selain itu, ketika obat habis, kemudian daya tahan tubuhnya pas lemah, maka reaksi alergi muncul. Sungguh sedih melihat nasib kaki anak saya yang sudah beberapa tahun membekas berbentuk oval cukup besar berwarna merah gelap dan terjadi penebalan kulit di daerah tersebut.
Suatu ketika
seorang teman, bapak Michael, melihat kaki anak saya. Dia bertanya knapa kaki anak saya dan saya jelaskan apa yang terjadi. Dia menyarankan kami mencoba Varash untuk dibalurkan di telapak kaki, tulang punggung dan area betis yang terkena ruam dermatitis atopik tersebut. Awalnya saya ragu-ragu, mana bisa minyak menyembuhkan dermatitis anak saya yang sudah 4 tahunan ini.
Akhirnya kami memutuskan untuk mencobanya, dengan pertimbangan karena ini herbal dan tidak diminum, hanya dibalur dan dioles.
Setelah pemakaian 1 minggu, saya tanya anak saya, apakah ada perubahan? Jawabnya masih belum. Saya minta dia pakai rutin setiap hari, balur di telapak kaki dan punggung dan di kakinya yang bermasalah.
Saya suruh oles lebih sering di kakinya itu. Puji Tuhan, seminggu kemudian mulai terlihat hasilnya. Yang awalnya kulit sudah sangat tebal, mulai melunak. Di sekitar tepian luka mulai memudar. Dalam prosesnya, luka ini brasa gatal ketika dibalur Varash Natural Oil.
Saya minta anak saya jangan digaruk lagi supaya luka tidak semakin membesar. Di samping Varash Natural Oil, saya beri dia Anava boreh body scrub varash, seminggu sekali. Anava boreh ini bagus untuk membantu agar kulit anak saya semakin cepat kembali baik.
Saat ini sudah hampir 1 bulan anak saya memakai varash, kondisi ruamnya semakin membaik. Kami senang sekali melihat perubahan yang ada, kami berharap seriring berjalannya waktu, bekas dari ruam tersebut akan menghilang dan kulit bisa mulus kembali.
Terimakasih buat pak Michael yang sudah mengenalkan Varash pada kami dan pak Putu Ripa yang karena hikmat Tuhan bisa meracik ramuan ini.
Buat teman-teman dengan keluhan yang sama, minyak Varash wajib ada dalam kotak obat di rumah. Murni minyak herbal dengan berbagai manfaat, aman bagi tubuh kita dan anak kecil tanpa efek sampingan. Salam sehat selalu
Terima kasih Avara
Terima kasih Varash
